Sebagaimanayang kita ketahui, dalam beberapa tahun belakangan ini pemerintah jor-joran dalam melakukan pembangunan jalan tol di Indonesia. Tercatat, menurut data dari bahwa dari tahun 2015 hingga 2018 pemerintah telah membangun jalan tol sepanjang 782,8 km. Lantas apakah pembangunan tersebut benar-benar berguna dan

JAKARTA, - Badan Pengatur Jalan Tol BPJT Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR terus berupaya memperhatikan risiko kecelakaan atau zero fatalities di jalan tol. Dengan demikian arus lalu lintas dari segala macam moda transportasi berjalan lancar dengan minim potensi risiko kecelakaan. Kepala BPJT Danang Parikesit memastikan akan terus melakukan sosialisasi keselamatan jalan tol bertajuk Selamat Sampai Tujuan Setuju.Baca juga Menilik Aspek Keamanan Tol Jombang-Mojokerto yang Merenggut Nyawa Vanessa Angel "Beberapa imbauan disampaikan kepada pengendara untuk mengurangi risiko kecelakaan di Jalan Tol maupun non tol," kata Danang dalam keterangnnya, Jumat 05/11/2021. Danang menegaskan, setiap jalan tol yang beroperasi telah melalui tahapan uji laik fungsi ULF dan sertifikasi laik operasi SLO. Tahapan terakhir setelah proses pembangunan ini untuk memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan jalan yang ada di ruas jalan tol sesuai standar manajemen serta keselamatan lalu lintas. Salah satu faktor yang menjadi item pengecekan adalah skid resistance, baik perkerasan kaku beton maupun perkerasan flexible aspal dengan mengikuti Peraturan Menteri PUPR Nomor 16 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Jalan Tol. Danang menambahkan, penentuan pagar pembatas beton pada sisi jalan juga telah mempertimbangkan risiko fatalitas ketika terjadi kecelakaan. Beberapa jenis pagar pengaman memiliki kriteria defleksi atau lentur yang berbeda dan digunakan sesuai dengan peruntukannya. Baca juga Banyak Kecelakaan Fatal, Direktorat Keselamatan Transportasi Darat Diminta Aktif Lagi Penempatan concrete barrier atau beton pada umumnya ditempatkan pada lokasi-lokasi yang dianggap berbahaya. Seperti jembatan ataupun untuk median atau pemisah jalur yang jaraknya berdekatan sehingga dapat memperkecil risiko kendaraan menyeberang ke jalur berlawanan. "Hal ini juga menjaga agar kendaraan terhindar dari fatalitas kecelakaan dan tetap nyaman dalam berkendara," ujarnya. Danang menyampaikan, pedal rem pada kendaraan umumnya tidak bisa dihentikan secara mendadak dan seketika berhenti di lajur jalan tol. Sehingga, pengemudi wajib mengetahui aturan mengenai waktu dan jarak tertentu untuk bisa berhenti di lajur setiap area jalan tol juga sering diberikan imbauan mengenai Jaga Jarak Aman Kendaraan Anda’ agar ketika mobil menginjak rem secara mendadak masih terdapat ruang untuk mengurangi kecepatan sampai mobil bisa berhenti dengan aman dan menjaga jarak mobil di belakangnya juga. Baca juga Jadi Titik Lelah Tol Trans-Jawa, Cipali Sediakan 8 Rest Area, Ini Rinciannya Danang menuturkan, tujuan dibuatnya aturan kecepatan batas berkendara di jalan tol agar menjaga kendaraan tetap fokus dan mengetahui batas kecepatan maksimal saat mengendarai mobil. Tentunya untuk menjaga agar tidak terjadi kecelakaan, terutama di beberapa titik yang rawan kecelakaan. Seperti halnya aturan kecepatan berkendara, diatur pada Peraturan Pemerintah PP RI Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada pasal 23 ayat 4. Batas kecepatan Kemudian diperkuat Peraturan Menteri Perhubungan PM Nomor 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan pada Pasal 3 ayat 4. Disebutkan bahwa batas kecepatan di jalan bebas hambatan minimal 60 kilometer hingga maksimal 100 kilometer per jam, sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang. Untuk berkendara di tol dalam kota sendiri kecepatan minimal berkendara 60 kilometer per jam, maksimal berkendara yaitu 80 kilometer per jam. Kemudian untuk berkendara di tol luar kota yakni minimal 60 kilometer per jam, dan maksimal 100 kilometer per jam. Baca juga Contek Korsel jika Pemerintah Ingin Angka Kecelakaan Lalu Lintas Turun Dia mengimbau pengguna jalan tol berkendara sesuai aturan. Kemudian memastikan seluruh elemen kendaraan dalam kondisi prima. Selain memanjatkan doa, pengemudi baiknya juga berkendara dalam kondisi fit dan sehat. Apabila kelelahan atau mengantuk, baiknya segera menepi dan beristirahat. "Diusahakan untuk beristirahat sejenak di tempat istirahat ketika sedang lelah di perjalanan," imbuh Danang. Hal tersebut cukup penting, apalagi kini sedang musim hujan. Pengguna jalan tol harus tetap waspada dan berkonsentrasi saat berkendara. "Utamakan keselamatan, bukan kecepatan. Kita semua setuju untuk selamat sampai tujuan," pungkasnya. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Jalantol yang menghubungkan Jakarta, Bogor, dan Ciawi itu dibangun pada 1975 oleh pemerintah dengan dana dari pemerintah dan pinjaman luar negeri. Pembangunan jalan tol diserahkan kepada PT Jasa Marga (persero) Tbk. Selanjutnya PT Jasa Marga ditugasi oleh pemerintah untuk membangun jalan tol dengan tanah yang dibiayai oleh pemerintah. Apakah Anda sedang mencari tujuan dan manfaat jalan tol, jika iya? maka Anda berada di website yang tepat. Karena pada artikel kali ini kami akan membagikan tujuan jalan tol dan manfaatnya. Jangan lupa subscribe channel youtube kami! Apa sih tujuan dan manfaat jalan tol itu? Mengapa infrastruktur jalan tol perlu ada? Toh selama ini sudah ada jalan raya yang bisa kita gunakan. Pasti banyak diantara kalian yang bertanya-tanya mengenai hal seperti itu bukan? Sama, saya pun dulu juga sama seperti kalian. Begitu penasaran dan ingin mengetahui apa tujuan dan manfaat jalan tol terutama bagi seorang pengendara. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk langsung saja di simak penjelasan mengenai tujuan dan manfaat jalan tol berikut ini. Jangan lupa subscribe channel youtube kami! Tujuan dan Manfaat Jalan Tol Untuk RakyatApa Tujuan Jalan Tol ?1. Mempelancar Lalu Lintas di Negara Berkembang2. Meningkatkan Pelayanan Distribusi Meningkatkan Pemerataan Hasil Pembangunan dan Meringankan Beban Dana PemerintahManfaat Kehadiran Jalan Tol di Indonesia Untuk Rakyat KecilPenutupShare thisRelated posts Sebagaimana yang kita ketahui, dalam beberapa tahun belakangan ini pemerintah jor-joran dalam melakukan pembangunan jalan tol di Indonesia. Tercatat, menurut data dari menunjukkan bahwa dari tahun 2015 hingga 2018 pemerintah telah membangun jalan tol sepanjang 782,8 km. Lantas apakah pembangunan tersebut benar-benar berguna dan bermanfaat? Jawabannya tentu iya, walaupun masih ada sisi kekurangan dan dampak negatif yang ditimbulkan. Apa Tujuan Jalan Tol ? Jika merujuk dari Badan Pengatur Jalan Tol, setidaknya ada 4 tujuan pembangunan jalan tol di Indonesia yakni sebagai berikut 1. Mempelancar Lalu Lintas di Negara Berkembang Sebagaimana yang telah kita ketahui bersama, bahwa Indonesia merupakan negara berkembang yang masih penuh kekurangan salah satunya dari sisi transportasi dan lalu lintas. Diharapkan dengan kehadiran jalan tol mampu mengatasi problematika yang ada terutama yang berhubungan dengan Kemacetan sehingga lalu lintas menjadi jauh lebih lancar karena berkurangnya volume kendaraan di jalan utama. 2. Meningkatkan Pelayanan Distribusi Barang. Hal ini masih berkaitan dengan poin pertama, dimana jika lalu lintas lancar maka secara otomatis perjalanan distribusi barang menjadi jauh lebih cepat. Kelancaran distribusi tersebut tentu saja berdampak positif dalam hal peningkatan perekonomian di negara kita. Sesuai dengan hukum ekonomi, semakin cepat jalur distribusi maka semakin terjangkau harga produk atau jasa tersebut. 3. Meningkatkan Pemerataan Hasil Pembangunan dan Keadilan. Selain itu, pembangunan jalan tol juga memiliki tujuan lain yakni untuk meningkatkan pemerataan hasil pembangunan dan juga meningkatkan keadilan sosial untuk rakyat Indonesia. Ya walaupun hal tersebut tidak sepenuhnya benar dan pada fakta dan di lapangan masih timbul masalah yang diakibatkan karena adanya jalan tol baru yang dibangun. Tapi setidaknya program tersebut sudah menunjukkan pemerataan pembangunan yang kini tidak lagi hanya berpusat di daerah-daerah tertentu saja. 4. Meringankan Beban Dana Pemerintah Penyelenggaraan jalan tol juga bertujuan untuk meringankan beban biaya pemerintah melalui partisipasi pemakai jalan. Setiap retribusi atau pajak yang dibayarkan oleh pengendara sangat membantu pemerintah dalam hal pembangunan ataupun perbaikan jalan tol yang jauh lebih baik lagi. Pemerintah tak perlu lagi menggunakan APBN atau APBD yang penggunaannya bisa digunakan untuk kebutuhan lain. Baca juga Dampak Positif Pembangunan Jalan Tol di Indonesia Manfaat Kehadiran Jalan Tol di Indonesia Untuk Rakyat Kecil Setuju tidak setuju, suka dan tidak suka pada kenyataannya di Indonesia jumlah jalan tol semakin meningkat dari tahun ke tahun dan terbukti telah mampu sedikit mengatasi kemacetan terutama di kota-kota besar. Dengan kehadiran jalan tol juga, kamu bisa merasakan beberapa manfaat berikut ini Pembangunan dan penyelengaraan jalan tol bakal berpengaruh dalam hal perkembangan wilayah di suatu negara dan juga terjadinya peningkatan jalan tol akan mendapatkan benefit dan keuntungan berupa penghematan biaya operasi kendaraan atau yang juga disebut BOK dan waktu jika dibandingkan tidak melalui jalan mobilitas serta aksesibilitas orang dan Usaha memperoleh pengembalian investasi melalui pendapatan tol yang tergantung pada kepastian biaya memperlancar alur lalu lintas sehingga bisa sedikit mengatasi kemacetan yang selama ini sering menjangkiti beberapa kota di lapangan pekerjaan, mengingat jalan tol tidak bisa dibangun hanya dengan 1 atau 2 orang saja. Melainkan butuh banyak ahli dan tenaga kerja guna menyelesaikan proyek pembangunan positif jalan tol selanjutnya adalah dapat menghubungkan antar daerah sehingga membuat perjalanan anda menjadi lebih cepat karena adanya jalur alternatif yang bisa masih banyak lagi manfaat lainnnya Baca juga 5 Dampak Negatif Pembangunan Jalan Tol di Indonesia Penutup Hampir semua negara di dunia ini pun memiliki jalan tol yang menjadi program kerja pemimpin mereka dan juga sedikit bantuan dari swasta. Dan tujuan dan manfaat yang didapatkan pun juga tak jauh beda dengan negara kita. Hanya saja negara lain mungkin sedikit lebih baik karena pengelolaannya pun juga sangat baik. Jadi bukan sekedar membangun saja, tetapi semua pihak sama-sama menjaga agar apa yang sudah dibangun bisa terjaga dengan baik dan bermanfaat bagi banyak orang. Untuk itu, mereka benar-benar menjaga agar jalan tak mudah rusak dan menaati peraturan yang sudah ditetapkan. Demikian pembahasan konten mengenai tujuan dan manfaat jalan tol yang dibangun di Indonesia, semoga bermanfaat dan bisa menambah pengetahuan untuk kalian. Terima kasih
Namun kita memang seringkali merasa tertinggal hanya karena orang lain terlihat lebih berhasil. Perlu kamu ketahui bahwa ada 3 alasan penting mengapa kita merasa tertinggal dari orang lain. 1. Menghabiskan banyak waktu melihat pencapaian orang lain. Melihat pencapaian orang lain bisa menimbulkan hal positif dan juga negatif, tergantung
– Assalamu’alaikum. Kembali lagi pada artikel kami, kali ini kita akan membahas mengenai alasan kenapa kita perlu mengetahui informasi tentang jalan tol. Jalan tol adalah salah satu jenis jalan yang ada di Indonesia. Jalan tol sendiri termasuk jaringan jalan nasional yang membebankan tarif biaya bagi penggunannya. Jalan tol sendiri dibangun karena beberapa alasan yang salah satunya adalah 1. Mendukung industri ekonomi dalam hal distribusi. 2. Meringankan beban pemerintah dalam perawatan jalan nasional. 3. Mempersingkat waktu tempuh. Nah bicara soal judul di artikel ini, kira-kira kenapa kita perlu mengetahui informasi tentang jalan tol? Berikut pembahasannya 1. Untuk Mengetahui Aturan Di Jalan Tol Salah satu alasan kenapa kita harus tahu informasi tentang jalan tol adalah untuk mengetahui kebijakan atau aturan di jalan tol. Di jalan tol sendiri ada beberapa aturan seperti diperuntukan untuk kendaraan roda empat atau lebih pada beberapa kondisi kendaraan roda dua boleh masuk, pengguna harus bayar tarif sesuai golongan, tidak boleh menyalip dari bahu jalan, dan lain sebagainya. Penting untuk tahu informasi aturan di jalan tol, sebab hal tersebut dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran lalu lintas di jalan tol karena ketidak tahuan. 2. Untuk Mengetahui Tarif Di Jalan Tol Selain soal aturan, tarif mengenai jalur tol juga biasanya sering diinformasikan oleh lembaga terkait. Informasi ini cukup penting, pasalnya jika kita kekurangan dana, maka dapat menyebabkan kita gagal masuk ke jalan tol. Selain itu, perhatikan juga cara pembayarannya, sebab ada yang harus menggunakan e-toll atau kartu e-money lain serta ada pula yang bisa dibayar dengan cara manual. 3. Untuk Mengetahui Jalur Tujuan Jalan Tol Tiap jalan tol mengarah atau tertuju pada tempat yang berbeda-beda. Oleh karenanya informasi mengenai jalan tol akan sangat berguna dalam menuntun atau menavigasi kita ke tujuan yang hendak dituju. 4. Untuk Mengetahui Kondisi Terkini Di Jalan Tol Di jalan tol, terkadang ada kecelakaan, bencana alam, hingga perbaikan jalan yang dapat menyebabkan kemacetan hingga pengalihan. Oleh karenanya, kita harus tahu informasi mengenai kondisi atau situasi terkini di jalan tol agar terhindar dari kemacetan. Sebenarnya masih banyak alasan lainnya, tetapi untuk sekarang mungkin cukup sekian. Artikel ini kami cukupkan sampai di sini, akhir kata semoga bermanfaat dan sampai jumpa. Wassalamu’alaikum.
Tengoksaja tol Merak-Jakarta-Cikampek-Palimanan-Kanci-Brebes, yang panjangnya ratusan km, melintas dari Merak (Banten) hingga Brebes (Jawa Tengah). Namun ternyata ada hal-hal dasar tentang jalan tol yang juga perlu diketahui kembali oleh Anda sebagai pengguna mobil. Berikut kami sarikan 5 hal yang perlu Anda ingat tentang jalan tol.
Jakarta - Untuk mempersingkat jarak dan menghindari kemacetan, pengendara mobil biasanya memilih untuk menggunakan jalan tol. Namun, tidak sedikit para pengemudi yang lalai akan peraturan yang sudah ada sehingga menyebabkan kecelakaan fatal seperti yang menimpa Vanessa Angel dan keluarganya. "Berkendara aman bukan hanya sekedar memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, tetapi terdapat hal fundamental yang harus diperhatikan saat berkendara agar tidak menimbulkan risiko, baik bagi diri sendiri maupun pengemudi lainnya, yaitu memahami dan mentaati aturan lalu lintas," ungkap Head of Communication and Customer Service Management Asuransi Astra, L. Iwan Pranoto dalam keterangan tertulisnya, Jumat 5/11/2021. Doddy Sudrajat Tidak Akui Aisyah, Anak Hasil Pernikahannya dengan Puput Doddy Sudrajat Disentil Netizen Saat Bahas Tanda Tubuh di Video Viral Mirip Rebecca Klopper Ciee Udah Nonton Ya Mayang Dilamar Pengusaha Turki, Maharnya Tak Main-Main Langsung Diberikan 20 Ekor Unta Menurutnya, ada lima hal yang patut diperhatikan pengemudi agar lebih mawas diri ketika melintasi jalan bebas hambatan berbayar agar tak terjadi kecelakaan, seperti berikut ini 1. Pahami Jalur Para pengendara seharusnya sudah mengetahui aturan dasar di jalan sesuai dengan kecepatan kendaraan yang mereka bawa. Seperti diketahui, lajur sebelah kanan diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat atau diperuntukkan untuk menyusul. Sedangkan lajur pada bagian kiri diperuntukkan bagi kendaraan yang memiliki kecepatan yang lebih lambat atau tergolong kendaraan besar seperti bus dan truk. Selain itu, terdapat bahu jalan di luar tiga lajur utama jalan tol, fungsinya digunakan hanya untuk kendaraan yang berada dalam keadaan darurat, misal mobil ambulans. * Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang tengah duka, publik menyoroti sosok Tubagus Joddy selaku pengemudi yang Perhatikan Batas KecepatanSpeedometer vital untuk keselamatan berkendara, karena itu harus terus dirawat. Jika sudah rusak pun, Anda dapat memperbaikinya sendiri Foto pengendara juga tidak bisa seenaknya mengendarai kendaraan mereka di jalan tol, meski terlihat lengang dan tidak begitu padat, mereka diwajibkan untuk mematuhi batas kecepatan yang sudah ditentukan. Batas kecepatan juga sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan LLAJ pasal 23 ayat 4, batas kecepatan di jalan tol yaitu 60 hingga 100 kilometer per jam, sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang di sisi jalan tol. 3. Perhatikan Jarak dengan Kendaraan LainKendaraan melintasi papan rambu GT Pisangan, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin 15/3/2021. GT Pisangan diharapkan membentuk sistem jaringan interkonektivitas jalan tol baru serta memudahkan jarak tempuh bagi masyarakat, khususnya masyarakat dari Bekasi dan sekitarnya. S. NugrohoKetika berkendara di jalan tol, para pengendara wajib mengatur jarak dengan para pengendara lainnya. Karena, di dalam tol bukan sudah lagi menghitung jarak, melainkan jarak itu sudah ditentukan oleh waktu sepersekian detik. Banyak kecelakaan beruntun juga karena mereka tidak begitu paham dengan atur pentingnya menjaga jarak dengan kendaraan yang ada di depannya. Cara termudah untuk menghitung jarak aman adalah dengan teknik berhitung tiga detik dengan menentukan patokan benda statis yang dilalui kendaraan di depan Anda. "Perhitungan tiga detik ini merupakan hasil perhitungan dari waktu reaksi manusia saat melihat suatu kondisi sampai dengan mengambil tindakan memerlukan waktu kurang lebih dua detik dan juga waktu reaksi mekanikal yang membutuhkan kurang lebih satu detik," kaat dia. 4. Pastikan Performa Mobil PrimaSejumlah pengguna jasa tol saat melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol Karang Tengah, Tangerang, Selasa 24/11/2020. Sistem baru tersebut bertujuan mengurangi kepadatan di gardu pembayaran jalan tol. YuniarSelain aturan-aturan yang diterapkan di jalan tol, nyatanya terdapat faktor lain yang harus diperhatikan, yaitu memastikan performa mobil dalam keadaan baik dan normal. Pastikan bahan bakar mobil sudah terisi dalam batas aman, pengecekan rem, lampu sein, klakson, hingga tekanan ban serta wiper yang membantu pengendara di saat musim hujan seperti sekarang ini. 5. Kondisi Pengemudi PrimaIlustrasi mengemudi dok. ElmiraHal penting lainnya saat berkendara adalah kondisi pengemudi harus ada dalam kondisi yang prima, tidak mengantuk, tidak dalam pengaruh alkohol, dan harus fokus. Selain itu, gunakan sabuk pengaman agar pengemudi dapat tetap aman di saat terjadi hal-hal yang tidak Mobil Kepresidenan RIMobil Kepresidenan di Indonesia* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
Berangkatdari pertanyaan pada judul diatas, kenapa harus jalan tol, apa manfaatnya dan kenapa jalan tol harus bayar?. Okay, satu persatu kita akan bahas jawabannya dibawah ini. Pertama, kenapa harus jalan Tol? dan apa manfaatnya? Jalan tol atau biasa disebut dengan jalan bebas hambatan, merupakan jalan khusus yang dibangun dengan desain kecepatan tinggi yaitu antara 60-120 km/jam.
- Viral di media sosial video yang menyebutkan bahwa jalan tol di Indonesia tidak aman. Lewat akun TikTok anakteknikindo, video tersebut menjelaskan penyebab jalan tol di Indonesia tidak aman.“Belajar dari kecelakaan yang menewaskan Vanessa dan Bibi. Tau nggak, ternyata jalan tol di Indonesia tidak aman," ujar narasi dalam video tersebut. Menurut akun tersebut, ada dua faktor yang menyebabkan jalan tol di Indonesia tidak aman. Permukaan jalan dan daya cengkeram ban Pertama, yaitu karena jalan tol di Indonesia menggunakan jalan beton yang disebut tidak mempunyai daya cengkeram antara ban mobil dengan permukaan perkerasan jalan. "Akibatnya mobil akan mudah tergelincir dan meluncur jauh sebelum berhenti. Itulah mengapa banyak kita jumpai kasus lakalantas mobil menabrak truk atau mobil lain di depannya," ujar narasi dalam video. Beton pembatas Baca juga Video Viral Sebut Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman, Ini Kata PUPR Faktor kedua disebutkan karena adanya pembatas dinding beton di tengah jalan yang tebal dan kokoh. "Seharusnya jalan tol yang aman di tengahnya harus berupa rumput dengan lebar 2,5 meter dengan kelandaian 5 persen," kata narasi dalam video lebih lanjut. Menurut narasi tersebut, jika di tengah jalan tol ada rumput maka ketika ada supir mengantuk atau pecah ban mobil maka bisa berhenti dengan selamat di rumput yang landai. Hingga kini, postingan tersebut telah ditonton sebanyak 18,6 juta kali dan disukai lebih dari 1,9 juta pengguna. Benarkah jalan tol di Indonesia tidak aman? Penjelasan PUPR Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR melalui Badan Pengatur Jalan Tol BPJT menyebut, pembangunan jalan tol di Indonesia telah memperhatikan risiko kecelakaan di jalan tol. Termasuk menghasilkan kelancaran arus mobilitas lalu lintas pada angkutan umum, barang, logistik maupun pribadi. Kepala Badan Pengatur Jalan Tol BPJT Kementerian PUPR Danang Parikesit juga mengatakan, jalan tol yang beroperasi di Indonesia sudah melalui uji laik fungsi dan laik operasi. "Dalam mewujudkan standar pelayanan minimum di Jalan tol, setiap jalan tol yang beroperasi juga telah melalui rangkaian terakhir penilaian sebelum dapat dioperasikan, yakni uji laik fungsi dan laik operasi," ujar Danang dalam keterangan resmi yang diterima Sabtu 6/11/2021. Danang mengatakan hal tersebut dilaksanakan untuk memastikan semua spesifikasi teknis persyaratan dan perlengkapan jalan yang ada di ruas jalan tol sesuai dengan standar manajemen dan keselamatan lalu lintas terpenuhi dengan baik. Baca juga Berapa Kecepatan Maksimum Berkendara di Jalan Tol ? Menurut Danang, salah satu faktor yang menjadi item pengecekan adalah skid resistance, baik perkerasan kaku beton maupun perkerasan flexible aspal dengan mengikuti Peraturan Menteri PUPR No 16 Tahun 2014 tentang Standar Pelayanan Minimal Jalan di jalan tol Lebih lanjut Danang menyampaikan, pedal rem pada kendaraan, umumnya tidak bisa dihentikan secara mendadak dan langsung berhenti di lajur Jalan Tol. Sehingga menurutnya, pengemudi wajib mengetahui aturan mengenai waktu dan jarak tertentu untuk bisa berhenti di lajur Tol. Danang mengatakan, di setiap area Jalan Tol juga sering diberikan imbauan mengenai Jaga Jarak Aman Kendaraan Anda’. "Hal itu agar ketika mobil menginjak rem secara mendadak masih terdapat ruang untuk mengurangi kecepatan sampai mobil bisa berhenti dengan aman dan menjaga jarak mobil di belakangnya juga,” kata Danang. Adapun terkait pagar beton, ia mengatakan penentuan pagar pembatas beton pada sisi jalan telah dibuat dengan mempertimbangkan resiko fatalitas ketika terjadi kecelakaan. Menurutnya, beberapa jenis pagar pengaman memiliki kriteria defleksi/lentur yang berbeda dan digunakan sesuai dengan peruntukannya. “Penempatan concrete barrier beton pada umumnya ditempatkan pada lokasi-lokasi yang dianggap berbahaya, seperti jembatan ataupun untuk median/pemisah jalur yang jaraknya berdekatan sehingga dapat memperkecil risiko kendaraan menyeberang ke jalur berlawanan,” ujar dia. Pagar beton jalan tol Selain itu, pagar beton menjaga agar kendaraan terhindar dari fatalitas kecelakaan dan tetap nyaman dalam berkendara. Ia mengingatkan agar saat berkendara di jalan tol agar memperhatikan aturan berkendara yang telah ditentukan. Menurutnya sesuai Peraturan Pemerintah RI Nomor 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada pasal 23 ayat 4. Kemudian diperkuat Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 111 Tahun 2015 tentang Tata Cara Penetapan Batas Kendaraan. Batas kecepatan di jalan tol Disebutkan bahwa batas kecepatan di jalan bebas hambatan yakni 60 hingga 100 kilometer per jam, sesuai dengan rambu lalu lintas yang terpasang. "Dalam aturan tersebut tertulis bahwa batas kecepatan di jalan bebas hambatan atau tol paling rendah 60 Km/Jam sampai tertinggi 100 Km/Jam," ujarnya. Baca juga Alami Pecah Ban di Jalan Tol, Pihak Pengelola Harus Bertanggung Jawab? Sementara untuk berkendara di tol dalam kota sendiri ia menambahkan, kecepatan minimal berkendara 60 Km/Jam, maksimal berkendara yaitu 80 Km/Jam.Kemudian untuk berkendara di tol luar kota yakni minimal 60 Km/Jam dan maksimal 100 Km/Jam. Danang mengimbau kepada para pengguna Jalan Tol khususnya bagi pengendara agar terus memastikan kendaraan dalam kondisi sehat dengan memperhatikan kondisi ban, lampu dan rem berfungsi dengan baik. Ia juga mengingatkan agar masyarakat mengantisipasi kondisi jalan licin saat musim hujan dan berkendara saat tubuh sehat dan fit. Selain itu ia juga mengingatkan agar masyarakat tak lupa berdoa dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Sumber Penulis Nur Rohmi Aida Editor Rizal Setyo Nugroho Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Jalantol sebagai bagian dari sistem jaringan jalan umum merupakan lintas alternatif, namun dalam keadaan tertentu jalan tol dapat tidak merupakan lintas alternatif. Dikutip dari laman resmi Daihatsu Indonesia, singkatan dari Tol adalah tax on location. Penamaan ini merujuk pada penerapan tarif saat melalui beberapa pemberhentian di jalan tol.
ASAfriad S10 Februari 2022 07 kita perlu memahami manfaat jalan tol! sejarah dimulai pembangunan jalan tol di Indonesia? mengapa jalan tol dapat membantu perekonomian masyarakat! 4. Bagaimana cara pembayaran tarip jalan tol?10Belum ada jawaban 🤔Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?Tanya ke ForumBiar Robosquad lain yang jawab soal kamuRoboguru PlusDapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!Temukan jawabannya dari Master Teacher di sesi Live Teaching, GRATIS!
RMRke.
  • ebzjoj14a4.pages.dev/404
  • ebzjoj14a4.pages.dev/22
  • ebzjoj14a4.pages.dev/413
  • ebzjoj14a4.pages.dev/225
  • ebzjoj14a4.pages.dev/342
  • ebzjoj14a4.pages.dev/61
  • ebzjoj14a4.pages.dev/217
  • ebzjoj14a4.pages.dev/485
  • mengapa kita perlu mengetahui informasi tentang jalan tol